Si Rase Terbang Dari Pegunungan Salju

Si Rase Terbang Dari Pegunungan Salju

buku ini merupakan salah satu novel yang terbaik untuk jenisnya dan dapat dikatakan merupakan buah karya dua Maestro yang sudah diakui pada bidangnya masing-masing.

Novel ini sendiri, menurut saya merupakan salah satu yang terunik dan terbaik dari Louis Cha, atau yang lebih dikenal sebagai Jinyong (Chin Yung), salah satu novelis dalam bahasa Mandarin yang paling berpengaruh. Dengan sederhana dan unik, dari hanya satu lokasi cerita utama, mengalirlah berbagai kilas balik kejadian (flash back) yang dramatis. Kita menjadi terbius dan sakaw (baca: ketagihan) oleh berbagai keterkejutan dan ketegangan yang membawa kita pada suatu akhir yang luar biasa. Semuanya begitu apik dan harmonis, menunjukkan kejeniusan Jinyong dalam mengelola konflik dan tempo dalam cerita yang padat ini dan sangat kaya dengan berbagai karakter manusia. Akhirnya secara misterius, tanpa menggurui, cerita ini telah membawa saya dalam suatu perjalanan spiritual.

Semua di atas hanya dimungkinkan oleh jerih-payah Uy Kim Tiang, atau yang lebih terkenal dengan singkatan O. K. T. – penerjemah novel khususnya genre silat paling besar dan produktif. Melalui bahasanya yang efektif, efisin dan luwes, beliau, telah membuat edisi Indonesia novel ini menjadi sesuatu yang lain dan begitu komunikatif dengan pembacanya. Beliau dengan begitu tekun dan teliti melakukan riset dan memberikan keterangan, sehingga kita bisa menikmati bagian terkecil novel ini sekalipun. Karenanya kita bisa menikmati puisi-puisi maupun konteks kebudayaan (Tionghoa) pada novel ini. Saya rasa belum pernah ada penerjemah yang se-intens beliau sampai saat ini.

Pada akhirnya saya sangat menyambut baik penerbitan kembali novel ini. Sebagai penikmat bacaan khususnya novel genre silat, saya mengharapkan buku ini dapat menjadi alternatif bacaan khususnya novel silat yang bermutu. Bagi Anda yang sedang memegang buku ini dan berpikir-pikir untuk mencobanya, saya jamin Anda akan mendapatkan sesuatu sensasi yang berbeda. “Tak Kenal maka Tak Sayang”

Salam,
Danny Njoman
Bekerja di bidang Komunikasi Data Anggota Masyarakat Cersil (MCersil) Penikmat bacaan khususnya novel (sastra) silat

 

You need to be logged in to view the rest of the content. Please . Not a Member? Join Us

Please Login to Comment.

Back To Top